MataPanua.com | Pohuwato – Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang baru segera memasuki tahap konstruksi. Seluruh persiapan di lokasi pembangunan telah dirampungkan, termasuk kesiapan teknis untuk pelaksanaan peletakan batu pertama yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026.
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Senin (8/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung, aspek teknis, hingga pelaksanaan prosesi adat yang akan mengawali pembangunan gedung pusat pemerintahan tersebut. Turut hadir pihak kontraktor pelaksana yang akan mengerjakan proyek dengan masa pelaksanaan selama 217 hari kerja.
Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Zulkifli Umar, Plt. Kepala Dinas PUPR Mahyudin Ahmad beserta jajaran, Tim Ahli Bupati, serta Bate Pohuwato Asmad N. Tuna yang akan memadukan nilai-nilai adat dan budaya lokal dalam prosesi peletakan batu pertama.
Lokasi pembangunan merupakan bekas Kantor Bupati Pohuwato yang terbakar pada September 2023. Pembangunan kembali gedung tersebut menjadi simbol kebangkitan pemerintahan daerah setelah musibah yang sempat menghambat aktivitas pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Bupati Saipul meminta seluruh persiapan pelaksanaan peletakan batu pertama dimatangkan, termasuk penentuan titik peletakan batu pada bagian sudut maupun tengah bangunan.
Menurutnya, prosesi peletakan batu pertama memiliki makna penting, terutama bagi pembangunan gedung pemerintahan yang menjadi simbol pelayanan kepada masyarakat. Tradisi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya yang diwariskan para leluhur.
“Kita berharap pembangunan ini mendapat berkah, rahmat, dan pertolongan dari Allah SWT sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar hingga selesai,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kantor bupati bukan hanya pembangunan fisik semata, melainkan menjadi tonggak baru bagi penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pohuwato.
Bupati Saipul juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar pembangunan dapat berlangsung aman, lancar, dan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.
“Semoga kantor bupati yang baru nantinya dapat menjadi pusat pelayanan pemerintahan yang representatif dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan yang telah lama diperjuangkan sejak musibah kebakaran pada 2023.
“Alhamdulillah, perjuangan panjang pemerintah daerah untuk memperoleh anggaran pembangunan akhirnya membuahkan hasil. Tahun 2026 menjadi awal dimulainya pembangunan kantor bupati yang baru sebagai simbol harapan dan kemajuan Kabupaten Pohuwato,” tuturnya.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kehadiran kantor bupati yang baru mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta menjadi ikon pembangunan daerah yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai adat dan budaya lokal.



















